Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang

Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang Home Berita Energi Energi Negara Kantongi Rp 918 ...

Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang

  • Home
  • Berita
  • Energi

Energi

Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan secara agregat penerimaan negara dari amendemen tersebut mencapai US$ 68 juta atau sekitar Rp 918 miliar. Tambang batubara Selasa 14/11/2017, 20.30 WIB Anggita Rezki Amelia Adakan Survei, Penyatuan Golongan Listrik Batal jika Pelanggan Menolak Skema Penggolongan Tarif Listrik Berubah Lagi Pemerintah Jaga Belanja Negara, Defisit Anggaran Baru 2,2% Per Oktober

Sebanyak 13 perusahaan pemegang Kontrak Perjanjian Karya Kerja Sama Perusahaan P ertambangan Batubara (PKP2B) telah mengamendemen kontraknya. Dengan adanya amendemen tersebut negara berhasil mengantongi penerimaan hingga miliaran rupiah.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan secara agregat penerimaan negara dari amendemen tersebut mencapai US$ 68 juta atau sekitar Rp 918 miliar. "Ini semata-mata amanat UU untuk meningkatkan penerimaan negara," kata dia usai penandatanganan amendemen di Jakarta, Selasa (14/11).

Daftar newsletter Katadata sekarang! Dapatkan berita terbaru pilihan kami melalui email Anda setiap hari (Senin - Jumat). Saya setuju untuk menerima promosi dari produk & layanan Katadata. Kode Keamanan Baru Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya. Alamat email Anda telah terdaftar Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi Silahkan mengisi alamat email Silahkan mengisi alamat email dengan benar Masukkan kode pengaman dengan benar Silahkan mengisi captcha

Dari data Kementerian ESDM, penerimaan negara tersebut salah satunya didapatkan dari adanya peningkatan iuran tetap. Untuk PKP2B generasi I, terdapat peningkatan penerimaan negara dari iuran tetap yang semula US$ 1/Ha menjadi US$ 4/Ha.

Selain itu, negara akan mendapatkan Dana Hasil Produksi Batubara (DHPB) sebesar 13,5% yang sebelumnya diterima dalam bentuk batubara, kini bisa memperoleh tunai. Ini juga berlaku untuk generasi II.

Adapun 13 perusahaan yang mengamendemen kontrak hari ini terdiri dari beberapa perusahaan generasi I,II dan III. Rinciannya 4 PKP2B generasi I atas nama PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Berau Coal, dan PT Kideco Jaya Agung.

Lalu satu PKP2B Generasi II adalah PT Barasentosa Lestari. Sedangkan PKP2B Generasi III, ada delapan, yakni PT Inti tirta Primasakti, PT Juloi Coal, PT Kalteng Coal, PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Pari Coal, PT Ratah Coal dan PT Sumber Barito Coal.

Meski begitu, Jonan mengatakan sejauh ini terdapat sisa 18 perusahaan lagi yang belum diamendemen. Targetnya akhir tahun ini mereka bisa diamendemen kontraknya.

Menurutnya 18 perusahaan belum amendemen lantaran belum menyepakati beberapa isu. Di antaranya isu penerimaan Negara, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak daerah dan retribusi daerah yang diterapkan secara prevailing law atau mengikuti ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan lokasi 13 perusahaan tambang yang mengamendemen kontrak itu tersebar di beberapa wilayah. Di antaranya Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.

Untuk mempercepat amendemen, Bambang mengaku ikut menyertakan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk mempermudah peny elesaian renegosiasi kontrak tersebut. "Desember selesai lah," kata dia.

Adapun dalam amendemen dilakukan beberapa perubahan pasal pada kontrak dengan menambah atau menghapus pasal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk kontrak PKP2B yang diteken pada generasi I, ada 17 pasal yang diamendemen, dan menambah satu pasal.

(Baca: Enam Bulan, Penerimaan Negara dari Sektor Minerba Sudah 56% Target)

Sementara untuk kontrak PKP2B generasi II terdapat dua pasal yang diamendemen, sementara generasi III sebanyak 23 pasal diamendemen. Salah satu pasal yang diamendemen berisi tentang penerimaan negara, kewajiban operasi dan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Artikel Terkait Adakan Survei, Penyatuan Golongan Listrik Batal jika Pelanggan Menolak รข€œKalau masyarakat ini tidak setuju, tentunya kebijakan ini juga tidak perlu dijalankan," kata Dadan. Skema Penggolongan Tarif List rik Berubah Lagi Perubahan itu yakni 1.300 VA dan 2.200 VA akan digabung menjadi 5.500 VA. Sedangkan 900 VA nonsubsidi jadi 1.300 VA tanpa kenaikkan harga. Pemerintah Jaga Belanja Negara, Defisit Anggaran Baru 2,2% Per Oktober Pemerintah membidik belanja negara bisa mencapai 94-95% dari target yang sebesar Rp 2.133,3 triliun.

Berita Terpopuler

Internasional Pemimpin AS, Australia Hingga Jepang Puji Indonesia di Forum APEC Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji keberhasilan Indonesia mengentaskan kemiskinan. Nasional Jadi Tersangka, Setya Novanto Kembali 'Serang Balik' Pejabat KPK Pejabat dan penyidik KPK dituding melawan putusan praperadilan yang telah mencabut status tersangka ... Nasional Polisi Sidik Korupsi NJOP Pulau Reklamasi, Luhut: Bukan Urusan Saya Polisi telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi NJOP pulau reklamasi ke tahap penyidikan. Digital T erancam Boikot, Traveloka Bantah Isu Walk Out di Kanisius Bos Traveloka sejak awal tak menghadiri acara HUT ke-90 Kolese Kanisius. Tanda pagar #UninstallTrave ... Industri Jokowi Dorong Pemasaran Pesawat N-219 'Nurtanio' Beberapa Negara seperti Vietnam, Laos, hingga Myanmar diklaim tertarik membeli pesawat itu.

Opini

Rini Mariani Soemarno Rini Soemarno

BUMN Harus Mengerjakan Proyek yang Tak Diminati Swasta

Joko Widodo Presiden Joko Widodo    (Jokowi)

Kalau Berpikir Politik, Tidak Perlu Masuk ke Infrastruktur

Jusuf Kalla Jusuf Kalla

Pembangunan Infrastruktur Justru Solusi di Saat Krisis

Oscar Darmawan Oscar Bitcoin

Sebagian Besar Transaksi Bitcoin di Indonesia untuk Spekulasi

Agustinus Prasetyantoko Ekonom A. Prasetyantoko

Dilema Pembangunan Infrastruktur

Baca juga Listrik Energi Adakan Survei, Penyatuan Golongan Listrik Batal jika Pelanggan Menolak Petugas Medis Nasional Sempat Lepas dari Gugatan, Mantan Dirut Allianz Dilaporkan ke Polisi BLOK MAHAKAM Energi Gubernur Kaltim Klaim Sudah Tak Ada Sengketa Pembagian PI Blok Mahakam Pilkada DKI II 2017 Digital Terancam Boikot, Traveloka Bantah Isu Walk Out di Kanisius Infomark Sektor Migas Tunggu Revisi Undang-Undang Infomark Sektor Migas Tunggu Revisi Undang-Undang Keterbukaan-Data , Indonesia-Masih-Tertinggal Infomark Keterbukaan Data, Indonesia Masih Tertinggal Izin Tak Layak, Penerimaan Negara Terhambat Infomark Izin Tak Layak, Penerimaan Negara Terhambat 3 Upaya Reformasi Tata Kelola Sumber Daya Alam Infomark 3 Upaya Reformasi Tata Kelola Sumber Daya Alam Sumber: Google News | Berita 24 Kaltim

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Lokal,4,Nasional,1,
ltr
item
Berita 24 Kalimantan Timur: Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang
Negara Kantongi Rp 918 Miliar dari Amendemen 13 Kontrak Tambang
https://katadata.co.id/public/media/images/thumb/2016/10/27/2016_10_27-22_21_45_c7d2a20b4faf4d5605c48b5f96ddbad5_960x640_thumb.jpg
Berita 24 Kalimantan Timur
http://www.kaltim.berita24.com/2017/11/negara-kantongi-rp-918-miliar-dari.html
http://www.kaltim.berita24.com/
http://www.kaltim.berita24.com/
http://www.kaltim.berita24.com/2017/11/negara-kantongi-rp-918-miliar-dari.html
true
6005123025390991206
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy