www.AlvinAdam.com


Berita 24 Kalimantan Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Survei: Palestina Satukan Netizen Indonesia

Posted by On 06.37

Survei: Palestina Satukan Netizen Indonesia

Massa melakukan aksi damai untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017). Aksi bela Palestina ini dilakukan untuk merespons keputusan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Massa melakukan aksi damai untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017). Aksi bela Palestina ini dilakukan untuk merespons keputusan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

BANDUNG, KOMPAS.com - Keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengak ui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mendapat perhatian yang sangat besar dari netizen Indonesia.

Berdasarkan hasil riset Indonesia Indicator (I2), sepanjang 6-10 Desember hingga pukul 13.00 WIB, terdapat 60.328 percakapan dari 23.146 akun manusia yang merespons kebijakan kontroversial Trump tersebut.

Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang mengatakan, akun-akun yang merespons kebijakan pemerintah Paman Sam itu berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia.

DKI Jakarta merupakan lokasi netizen terbanyak, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

(Baca juga : Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina)

"Kecepatan Presiden Jokowi dalam merespons isu Palestina merupakan salah satu pemicu percakapan tertinggi di Twitter, yakni sebesar 16.674 tweet," ujar Rustika dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (11/12/2017).

"Emosi te rbesar perbincangan adalah trust yang berisi dukungan dan kepercayaan pada pemerintah atas langkah yang dilakukan. Sementara sentimen negatif tercatat sebanyak 42 persen, sentimen netral dan positif masing-masing sebesar 29 persen," ungkap Rustika.

Warga Palestina meninggalkan kota Galilea pada Oktober-November 1948. Akibat Perang Arab-Israel I, ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi tak bisa kembali ke kampung halaman mereka.Wikipedia Warga Palestina meninggalkan kota Galilea pada Oktober-November 1948. Akibat Perang Arab-Israel I, ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi tak bisa kembali ke kampung halaman mereka.Untuk diketahui, Presiden Jokowi melakukan sejumlah langkah. Meminta Menlu memanggil Dubes AS untuk RI agar menyampaikan pernyataan sikap pemerintah kepada Pemerintah Amerika.

Lalu berkomunikasi dengan negara-negara yang tergabung di OKI, meminta PBB bersidang, hingga sikap-keras Presiden dalam mengecam kebijakan Trump. Untuk hal yang terakhir, netizen memberikan apresiasi kepada Jokowi.

(Baca juga : Menlu Retno Berupaya agar Eropa Tak Ikuti Sikap AS soal Yerusalem)

Dukungan kepada Palestina juga menjadi percakapan terbesar kedua di linimasa pasca-keputusan Trump.

Netizen menolak keputusan Amerika yang dilakukan secara sepihak. Netizen mengaku khawatir keputusan Trump dapat memicu instabilitas dunia dan memantik kemarahan umat Islam.

Sentimen dan Emosi

I2 menemukan, 42 persen sentimen negatif yang dilontarkan netizen atas isu ini. Sentimen ini banyak dimunculkan dari pemilihan kata-kata yang negatif terkait keputusan sepihak Trump tersebut.

Misalnya kata "mengecam" yang dikeluarkan Jokowi, begitupun netizen, misal kecaman, amarah, menolak, mengutuk, perang, dan provokasi.

Sementara sentimen positif sebesar 29 pe rsen, dinyatakan berupa dukungan, dorongan, dan simpati netizen kepada Palestina.

Adapun sentimen netral lebih banyak berbicara soal fakta atau liputan pemberitaan. Termasuk komentar netizen Malaysia dan Indonesia yang membandingkan pernyataan PM Malaysia dengan Presiden Indonesia.

(Baca juga : Bawa Peti Mati, Seorang Warga Solo Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem)

Menurut Rustika, sebanyak 49 persen netizen menunjukkan emosi trust yang menunjukkan dukungannya terhadap keputusan Presiden Jokowi, dukungan pada Palestina, menolak keputusan Trump, hingga ajakan boikot produk AS.

"Emosi terbesar kedua, anticipation, sebesar 25 persen dimunculkan dari harapan dan empati netizen," paparnya.

Massa melakukan aksi damai untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017). Aksi bela Pa   lestina ini dilakukan untuk merespons keputusan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Massa melakukan aksi damai untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017). Aksi bela Palestina ini dilakukan untuk merespons keputusan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.Emosi ini di antaranya dihadirkan dari keinginan netizen agar Trump mengurungkan niatnya serta harapan agar Yerusalem tetap dibiarkan sebagai kota suci untuk tiga agama.

Dari sisi demografi, netizen berusia 26-35 tahun mendominasi percakapan sebesar 35 persen. Mereka memberikan dukungannya pada Palestina melalui hashtag seperti #kamibersamapalestina, #aksibelapalestina, #saveAlAqsa.

Sementara netizen berusia 18-25 tahun lebih menunjukkan posisi mereka dalam Palestina dengan semangat yang menyala-nyala untuk membantu Palestina dan juga dukungannya pada keputu san Presiden Jokowi.

"Menariknya, netizen yang berusia di atas 35 tahun lebih banyak menyebut nama Trump atau membuat hashtag #Trump. Dalam riset ini, percakapan mereka lebih bada analisis kebijakan yang kontroversial ini," kata Rustika.

Ia mengungkapkan, Palestina telah menyatukan netizen di Indonesia. Sepanjang percakapan tiga hari terakhir, hampir tidak ditemukan percakapan yang mendukung kebijakan Pemerintah AS tersebut.

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Pengakuan AS atas Yerusalem

Beri ta Terkait

Pernyataan Trump soal Yerusalem Bisa Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah

Soal Yerusalem, PBNU Khawatir Ada Pergeseran Isu ke Konflik Agama

Konflik Israel-Palestina (1): Zionisme dan Imigrasi Bangsa Yahudi

Konflik Israel-Palestina (2): Runtuhnya Ottoman dan Mandat Palestina

Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

Terkini Lainnya

KPK Putar Video Pengakuan Andi Narogong dala   m Praperadilan Novanto

KPK Putar Video Pengakuan Andi Narogong dalam Praperadilan Novanto

Nasional 11/12/2017, 21:32 WIB Dibantu Rusia, Mesir Segera Bangun PLTN Pertamanya

Dibantu Rusia, Mesir Segera Bangun PLTN Pertamanya

Internasional 11/12/2017, 21:28 WIB BPAD Sebut Ada Aset DKI Rp 5,8 M Tercatat Rp 58 T di Era Ahok, Sandiaga Kaget

BPAD Sebut Ada Aset DKI Rp 5,8 M Tercatat Rp 58 T di Era Ahok, Sandiaga Kaget

Megapolitan 11/12/2017, 21:23 WIB Polisi New York: Terduga Pelaku Pengeboman Berasal dari B   angladesh

Polisi New York: Terduga Pelaku Pengeboman Berasal dari Bangladesh

Internasional 11/12/2017, 21:21 WIB Plafon Gedung KPK Jebol, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Plafon Gedung KPK Jebol, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Nasional 11/12/2017, 21:19 WIB Banyak Bakal Caleg Non-kader Partai, Bukti Popularitas Masih Faktor Utama

Banyak Bakal Caleg Non-kader Partai, Bukti Popularitas Masih Faktor Utama

Nasional 11/12/2017, 21:13 WIB Konflik TNI-Polri, Panglima dan Kapolri akan Datangi Wilayah Konflik Bersama

Konflik TNI-Polri, Panglima dan Kapolri akan Datangi Wilayah Konflik Bersama

Nasional 11/12/2017, 21:11 WIB Malaysia Siap Kirim Pasukan Militer ke Yerusalem

Malaysia Siap Kirim Pasukan Militer ke Yerusalem

Internasional 11/12/2017, 21:11 WIB Pendaftaran Bakal Caleg PKB Dorong Antusiasme Publik terhadap Pileg

Pendaftaran Bakal Caleg PKB Dorong Antusiasme Publik terhadap Pileg

Nasional 11/12/2017, 21:10 WIB Ungkap Sabu di Kaleng Cat, Bea dan Cukai Nunukan Sita Lebih dari 800 Gram Sabu pada 2017

Ungkap Sabu d i Kaleng Cat, Bea dan Cukai Nunukan Sita Lebih dari 800 Gram Sabu pada 2017

Regional 11/12/2017, 21:04 WIB Menurut Fahri Hamzah, Setya Novanto Seharusnya Bertahan sebagai Ketua DPR

Menurut Fahri Hamzah, Setya Novanto Seharusnya Bertahan sebagai Ketua DPR

Nasional 11/12/2017, 20:59 WIB Polisi Pastikan Bali Aman Dikunjungi Wisatawan

Polisi Pastikan Bali Aman Dikunjungi Wisatawan

Nasional 11/12/2017, 20:59 WIB Ini Isi Pembicaraan Menlu Retno dengan Menlu Yordania

Ini Isi Pembicaraan Menlu Retno dengan Menlu Yordania Nasional 11/12/2017, 20:55 WIB Rusak Lahan Pertanian, Pemerataan Jalan untuk Galian C di Grobogan Dihentikan

Rusak Lahan Pertanian, Pemerataan Jalan untuk Galian C di Grobogan Dihentikan

Regional 11/12/2017, 20:45 WIB Setya Novanto Mundur, Fadli Zon Jadi Plt Ketua DPR

Setya Novanto Mundur, Fadli Zon Jadi Plt Ketua DPR

Nasional 11/12/2017, 20:42 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kaltim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »