www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wartawan dan Aparat Keamanan Ajak Masyarakat Kalimantan ...

Posted by On 09.56

Wartawan dan Aparat Keamanan Ajak Masyarakat Kalimantan ...

Berita Rekomendasi

Wartawan dan Aparat Keamanan Ajak Masyarakat Kalimantan Timur Lawan Berita Hoax

Sabtu, 17 Maret 2018 Jam: 21:37:29 WIBWartawan dan Aparat Keamanan Ajak Masyarakat Kalimantan Timur Lawan Berita HoaxDeklarasi antihoax Kaltim di Taman Samarendah, Sabtu, 17 Maret 2018

KLIKSAMARINDA.COM - Forum Jurnalis Antihoax Kalimantan Timur (Kaltim) bersama aparat Polresta Samarinda dan Kodim 0901/Samarinda menggelar deklarasi antihoax. Deklarasi berlangsung di Taman Samarendah, Sabtu, 17 Maret 2018.

Kegiatan diisi dengan pendeklarasian gerakan melawan hoax oleh Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltim, Amir Hamzah diikuti wartawan juga peserta yang hadir.

Deklarasi ini bukan tanpa alasan. Jurnalis di Kaltim menilai saat ini masyarakat ren tan tergiring isu yang mengganggu kondusivitas akibat semakin maraknya isu dan berita hoax maupun ujaran kebencian di media sosial.
"Dengan adanya deklarasi tersebut, diharapkan dapat menularkan ke warga lainnya, untuk tidak mudah percaya maupun terpengaruh dengan berita yang beredar di media sosial, yang tidak jelas asal usulnya, terlebih berita-berita yang menjurus berakibatnya perpecahan," ucap Amir Hamzah, Ketua IJTI Kaltim, yang juga penggerak aksi deklarasi ini.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto yang turut hadir menjelaskan deklarasi antihoax tersebut sebagai gerakan moral untuk menangkal berita hoax maupun ujaran kebencian di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Pun, menurut pengakuannya, ada saja isu yang coba dilancarkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Kendati demikian, sesuai pantauan pihaknya, hingga saat ini belum ada isu maupun berita hoax yang berkembang di Samarinda.

"Sampai sekarang, keadaan berita ho ax belum ada yang parah. Semua masih bisa diminimalisir. Ada juga laporan yang masuk ke kepolisian, yakni terkait ujaran kebencian antar pribadi ke pribadi," ucapnya.

"Untuk sanksinya tetap digunakan UU ITE," imbuhnya lagi.

Dia berharap, warga terutama yang aktif di dunia maya maupun di media sosial untuk dapat menjadi filter bagi dirinya sendiri. Juga agar tidak mudah percaya terlebih langsung menyebarkan kembali isu hoax.

"Jangan mudah terpengaruh. Dicek dulu sumbernya dari mana? Bisa juga tanya ke kami (kepolisian) atau ke rekan-rekan pers. Kita juga ada tim patroli cyber yang mengecek isu yang berkembang di media sosial, termasuk pelanggaran penggunaan media sosial," pungkasnya. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM Editor : Dwi Hendro B.

Baca Juga

  • Ini Kisah Aneh Sebelum Gadis Cantik Asal Bontang Itu Terlindas Truk
  • Wanita Pengendara Motor Tewas Terli ndas Truk Di Bontang
  • KPK Mau ke Kutai Kartanegara, Ada Apa?
  • Astaga, Gadis Remaja Nekat Buka Pakaian di Arena Balapan
  • Korban Lubang Tambang Kaltim Bertambah, Kali Ini di Penajam Paser Utara

Sumber: Google News | Berita 24 Kaltim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »