www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Serukan Perangi Terorisme

Posted by On 12.00

Serukan Perangi Terorisme

Serukan Perangi Terorisme Redaktur:

SOLID-Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, menyatakan sikap perang melawan teroris dan menandatangani pernyataan di spanduk. RESTU/KP

INDOPOS.CO.ID - Serangan teroris di Surabaya, dan beberapa daerah lainnya beberapa hari lalu, membuat hampir sel uruh masyarakat se-Indonesia mengecam dan mengutuk keras perbuatan pelakunya. Begitu pula dengan di Kaltim, khususnya Samarinda, kota yang juga pernah terjadi serangan teroris pada 2016 silam. Ditambah lagi dengan serangan teroris ke markas Polrestabes Surabaya Senin (14/5) pagi.

Hal tersebut membuat aparat penegak hukum semakin ekstra dan mempertebal kekuatan demi keamanan masyarakat. Malam harinya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto menggelar acara temu sapa dengan pimpinan tokoh agama se-Kaltim di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Kaltim, M Jos Soetomo menyebutkan, kejadian di Surabaya, masyarakat di Kaltim harus mengambil hikmah yang ada. “Kita harus menjaga keutuhan NKRI,” ucapnya.

Jos menyebut, ada tiga budaya yang kini tersebar di Indonesia. Mulai budaya coloumbus, yang lebih banyak merusak. Budaya Timur-Tengah, atau mengenalnya dengan zaman jahiliyah yang tidak sesuai kultur Indonesia. Namu n, satu budaya lain, yakni budaya Cheng Hoo, dengan menjunjung tinggi keharmonisan. “Peristiwa di Surabaya, semoga jadi yang terakhir di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Priyo Widyanto dalam sambutannya mengatakan, selama empat bulan menduduki kursi pimpinan polisi di Kaltim, situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) provinsi ini relatif kondusif. “Itu berkat peran semua masyarakat,” ujarnya.

Menyinggung kejadian di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, serta serangan teror di Surabaya, jenderal bintang dua itu merasa sangat prihatin. “Kita harus merapatkan barisan agar rumah kita (Kaltim) ini jadi tempat atau kegiatan bermukimnya para terorisme,” sebut Priyo.

Selain itu, aksi teror di Surabaya, bukan lagi dilakukan dari kalangan ekonomi bawah, namun sudah masuk ke kalangan keluarga. Selain itu, perang melawan terorisme harus dimulai dari dalam diri dan keluarga.

Terpisah, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto menyampaik an, besar harapannya pelaksanaan acara tadi (Senin malam), bukan sekadar seremonial dan slogan. Teror di Surabaya , semua pihak harus saling membantu. Mulai perangkat paling bawah, sampai ke pimpinan tertinggi.

“Mengawasi daerah masing-masing itu perlu, agar mencegah teroris berada di Kaltim,” tegasnya. Terkait pro kontra pemberitaan, harus disikapi dengan baik, yakni tidak menyebar foto-foto kejadian teror dan korban. (dra/kri)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terorisme&nbsp
Sumber: Google News | Berita 24 Kaltim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »