www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ribuan Orang Padati Pelabuhan, Polisi Samarinda Teliti Periksa ...

Posted by On 01.52

Ribuan Orang Padati Pelabuhan, Polisi Samarinda Teliti Periksa ...

Ribuan Orang Padati Pelabuhan, Polisi Samarinda Teliti Periksa Penumpang dan Barang

Terdapat 1.783 orang yang terdiri dari 1.603 dewasa, 116 anak-anak dan 19 balita. Lalu ada 36 unit motor dan 25 unit mobil.

Ribuan Orang Padati Pelabuhan, Polisi Samarinda Teliti Periksa Penumpang dan BarangNevrianto Hardi Prasetyo / Tribun KaltimKepadatan penumpang di Pelabuhan Samarinda Jl Yos Sudarso pada puncak arus balik lebaran, Minggu (24/6/2018).

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pelabuhan Samarinda kembali dipadati penumpang pada arus balik lebaran tahun ini. Pada puncak arus balik lebaran kali ini, Minggu (24/6/2018), Pelabuhan Samarinda kedatangan KM Pantokrator dari Parepare, Sulawesi Selatan dengan membawa ribuan penumpang serta kendaraan.

Dari manifest kapal, terdapat 1.783 orang yang terdiri dari 1.603 dewasa, 116 anak-anak dan 19 balita. Lalu terdapat 36 unit motor dan 25 unit mobil.

Kendati manifest kapal menyatakan hanya 1.783 penumpang saja, dari pantauan Tribunkaltim.co di pelabuhan, diperkirakan terdapat lebih penumpang dari jumlah tersebut. "Ini puncak arus balik, penumpang terlihat sangat padat yang datang. Namun, secara umum tetap berjalan lancar," ujar Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, AKP Budiarso, Minggu (24/6/2018).

Guna antisipasi barang-barang terlarang yang masuk ke Samarinda, polisi memeriksa sejumlah penumpang serta barang bawannya. Kendati demikian, tidak ditemukan adanya barang mencurigakan hasil pemeriksaan petugas. "Seperti biasa, kami periksa data diri berupa KTP, lalu barang bawannya juga. Sejauh ini kami tidak temukan adanya benda terlarang," terangnya.

Selama Operasi Ketup at Mahakam 2018, di Pos Pelayanan Pelabuhan Samarinda, terdapat satu kejadian dugaan pencopetan, serta orang tenggelam. Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap ratusan warga pendatang dari Sulawesi, dan memulangkan dua orang ke Sulawesi karena tidak memiliki biaya. "Kasus orang tenggelam sudah ditemukan, lalu saat puasa kita pulangkan orang ke Sulawesi, mereka dari Teluk Dalam jalan kaki ke Samarinda. Selebihnya tidak ada kasus lain yang menonjol," ucapnya.

"Walau Operasi Ketupat sudah selesai, tapi bagi yang di pelabuhan tetap pengamanan sampai H+14 lebaran, namun untuk personel Polsek tetap bertugas seperti biasa, saat kapal datang dan berangkat," tambahnya.

Dia menilai, selain karena puncak arus balik, padatnya penumpang di Pelabuhan Samarinda juga disebabkan karena warga yang hendak mencoblos pada 27 Juni. "Ini paling banyak penumpang datang, banyak yang kembali ke Samarinda karena ingin salurkan hak suaranya. Selain itu, Ming gu (24/6/2018) siang sekitar pukul 14.00 Wita, KM Prince Soya berangkat dari Samarinda menuju Parepare," tambahnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga Editor: Fransina Luhukay Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Beredar Video Syur Disebut Mirip Aura Kasih, Begini Kata Pakar Telematika! Sumber: Google News | Liputan 24 Samarinda

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »