www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Otoritas Jasa Keuangan Bagi-bagi Ilmi di Universitas ...

Posted by On 05.30

Otoritas Jasa Keuangan Bagi-bagi Ilmi di Universitas ...

Otoritas Jasa Keuangan Bagi-bagi Ilmi di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Kalau tidak dikasih pemahaman konteks kekinian ekonomi nasional dan global, nanti tidak paham. Dengan begini mereka paham dan mencari kiat

Otoritas Jasa Keuangan Bagi-bagi Ilmi di Universitas Muhammadiyah Kalimantan TimurTribun Kaltim/Rafan A DwinantoKetua Dewan Komisioner OJK (tengah) berfoto bersama civitas akademika UMKT

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Mahasiswa dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), serius menyimak pemaparan mengenai kondisi perekonomian nasional dan global terkini.

Pemaparan tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas J asa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, dalam Kuliah Pakar yang berlangsung di UMKT, Senin (2/7/2018).

Dalam kuliah pakar tersebut, Wimboh membawakan materi bertema Global Economic Update, Capital Outlook, and Fintech.

"Mahasiswa dan pengajar harus tahu situasi terakhir ekonomi Indonesia dan global," ujar Wimboh, usai kuliah pakar, tersebut.

Baca: Sering Menghadapi Pertanyaan Kapan Menikah? Ini Cara Yuanita Christiani Menjawabnya!

Dalam materinya, Wimboh menjelaskan seputar sistem perekonomian terbuka, yang dianut Indonesia. Lengkap dengan situasi perang dagang yang terjadi antara Amerika dan Cina. Termasuk, imbasnya berupa melemahnya nilai tukar rupiah.

"Dengan demikian, mahasiswa dan pengajar di daerah juga bisa memahami peran stakeholder, Pemda, pengusaha. Tujuannya muncul optimisme untuk memajukan perekonomian daerah, dalam konteks memajukan ekonomi nasional," katanya.

Wimboh berharap, masyarakat termasuk mahasiswa di daerah bisa mencari kiat untuk turut serta memajukan perekonomian daerah.

"Kalau tidak dikasih pemahaman konteks kekinian ekonomi nasional dan global, nanti tidak paham. Dengan begini mereka paham dan mencari kiat-kiat untuk lebih maju lagi," tuturnya.

Baca: Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi e-KTP

Selain memaparkan tentang perekonomian nasional dan global, Wimboh juga menguraikan tentang perekonomian Kaltim, yang menurutnya belum tumbuh optimal. Ketergantungan Kaltim terhadap industri batubara, diakui Wimboh, sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi Bumi Etam.

"Setahu saya pertumbuhan Kaltim ini pernah di atas 5 persen. Tapi, sekarang 3 persen ya. Ya karena pengaruh harga batubara yang sempat turun beberapa tahun lalu, dan mungkin imbasnya masih ada sampai sekarang," ujar Wimboh.

Penulis: Rafan Dwinanto Editor: Januar Alamijaya Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Video Ratna Sarumpaet Cekcok dengan Menteri Luhut, dan Diusir Keluarga Koban KM Sinar Bangun Sumber: Berita Kalimantan Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »